Adab-adab berdo'a
"Aku perkenankan doa orang-orang, apabila dia berdo'a kepada-Ku."Firman Allah dalam surat Al-MukMin 60.
Berdo'alah kepada-Ku niscaya Aku perkenankan do'amu.
ADAB BERDO'A
- Membaca syahadat dan taubat dahulu
- Merendah diri bertekun penuh rasa cinta dan takut.
- Meneguhkan hati bahwa do'anya pasti diijabahi
- Bersungguh-sungguh dan sedikitnya diulangi tiga kali
- Melemahkan suaranya
- Menghadap ke kiblat sambil mengangkat kedua tangan.
- Meneliti waktu magam ijabah, misalnya hari Arafah, bulan Ramadlan dan hari Jum'at, atau sesudah shalat tengah malam.
- Pada waktu yang mulia, misalnya ketika sedang berperang, pada waktu sembahyang yaitu antara adzan dan iqamah, tengah berpuasa, ketka usaha karena sakit atau dianiaya.
- Doanya tidak dilagukan (bersajak)
- Dimulai dan diakhiri dengan Alhamdulillah dan shalawat.
- Baik sekali bila didahului dengan shalat, karena ada hadits yang diriwyatkan oleh Abu Darda', bahwa Rasulullah saw bersabda, "Siapa berwudu dengan baik kemudian shalat dua rakaat, setelah itu berdoa, maka Tuhan akan memperhatikan permintaannya diberi-Nya dengan segera atau diberi-Nya dengan terlambat",
- Menjauhi yang diharamkan, baik makanan, minuman dan pakaian
- Mengucapkan kalimat tahmid (Alhamdulillaahi dan salam atas Nabi Muhammad saw pada awal dan akhir do a shalawa
- Jangan berkata, "Aku telah berdo'a, tetapi tidak diperkenankan Tuhan".Hendaklah dalam setiap mengerjakan sesuatu diawali dengan bacaan Basmalah.
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmanirrahim
Artinya,
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih dan penyayang.
0 Response to "Adab-adab berdo'a"
Posting Komentar